Edward Simond : Strategi Masuk ke Pasar
Pengertian masuk pasar (market-entry) bisa diartikan sebagai timing dalam memasuki pasar. Ada tiga pilihan strategi yang bisa dilakukan untuk memasuki pasar, yaitu: Menjadi yang pertama (First-in Strategi), Bergabung dengan pemain yang lebih dulu masuk pasar (early entrant), dan menjadi pengekor (langgard).
1. First-in Strategi
Dalam strategi ini, perusahaan berusaha menjadi pionir dengan jalan masuk ke pasar pertama kali. tujuannya adalah untuk menjadi pemimpin di pasar sehingga orang lain atau pesaing akan sulit mengikutinya. Contoh merek yang menjadi pionir dipasar adalah IBM untuk bisnis komputer, Coca cola untuk minuman , dan Hertz untuk penyewaan mobil.
Tujuan First-in Strategi
- Peningkatan pertumbuhan
- Perluasan pangsa pasar
- Peningkatan Laba
Syarat untuk sukses menjadi Pionir
- Berani Ambil resiko / punya mental kuat
- Punya Teknologi yang terbaik
- Punya napas panjang untuk promosi
2. Early-Entry Strategy
Strategi ini dilaksakan dengan memasuki pasar setelah pelopor pasar memulainya. Bisa saja ini ternjadi karena sudah keduluan sama pionir, karena ragu-ragu mungkin dalam mengambil keputusan, atau bisa juga disengaja dengan melihat pesaing lebih dulu, akan sukses atau gagal.
Syarat untuk menggunakan strategi ini :
- Strategi segmentasi, targetting, positioning, produk, harga, promosi, distribusi harus kuat, karena akan berhadapan dengan pionir
- Punya sumber daya yang andal
- Punya napas panjang untuk menantang pemimpin pasar
3. Langgard-Market-Entry Strategy
Pada strategi ini, memasuki pasar pada saat produk tersebut sudah berada pada masa maturity dalam PLC (Product Life Cycle)
Keuntungan menggunakan strategi ini :
- Teknologi yang sudah tersedia
- Bisa mencapai skala ekonomis yang lebih besar
- Bisa menawarkan harga yang murah
Yang perlu diperhatikan dalam strategi yang ke-3 ini adalah terkait dengan profitabilitas, pertumbuhan dan market share yang sulit diharapkan, karena pasar yang sudah jenuh.
Dengan tiga strategi diatas, kita bisa menimbang-nimbang kira-kira perusahaan kita cocok dengan yang mana, tidak ada yang jelek pada ke-3 strategi diatas, yang penting tepat dalam memilih dan menerapkan strateginya, sehingga bisa memenangi persaingan dipasar. (Edward Simond)



